Langsung ke konten utama

38 Tahun Muhammad Abid

Kue untuk kakak tahun lalu 😍

Hari ini adalah ulang tahun kakak yang ke-38. Aku tak punya apa-apa untuk aku berikan pada kakak. Aku hanya punya doa yang bisa kupanjatkan kepada-Nya.

Terimakasih telah setia dan bersabar merawatku selama ini. Merawat aku tanpa lelah yang kakak sebut sebagai tuan putri, yang selalu membuat kakak marah dan jengkel. Terimakasih banyak atas segala pengorbanan yang kakak berikan.

Semoga kakak panjang umur, sehat dan bahagia selalu.
Semoga doa yang kakak panjatkan kepada-Nya segera dikabulkan.
Aamiin ya Rabb.

Komentar

  1. Selamat Ulang Tahun, semoga panjang umur dan sehat selalu..... kuenya kok mirip yang tampil di......

    sepertinya enak......

    mana lilinnya Mbak.....

    yang ultah mana...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Posting tentang ultah, yang komentar jadi ngucapin selamat ultah. Padahal bukan saya yang ultah. Mau disampein ke orangnya juga nggak kenal. Hehehe...

      Iya. Soalnya tidak ada foto lain. Ya udah pake itu aja. Kalau di tempat kang Nata mau dihapus, silakan ya kang.

      Enak dong. Itu yang coklat Milo kesukaanku. Hehehe...

      Dia tidak suka diberi kue, apalagi lilin, kang.

      Yang ultah nggak ada foto terbarunya, kang. Makanya pasang kue itu.

      Kang Nata kapan? Februari kan ada tanggal 1 sampai 28.

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan membaca tulisan di Sitti Taslimah.

Posting Populer

Serasa Bagai Mimpi

Semalam, alhamdulillah aku akhirnya bisa ketemu sang dokter ahli dan mendapat kabar yang begitu bahagia. Dari semalam aku sudah sangat bersemangat ingin menulisnya di sini tapi aku tahan keinginan itu. Takut aku hanya bermimpi dan semuanya adalah khayalan belaka.

Angka Cantik (2)

Pas ganti wallpaper dapat angka cantik 1234 Selamat malam semuanya... Aku datangnya malam lagi nih karena seharian ini keasyikan ngeblog di Dapur Ima dan blog walking.

Jatuh Bangunnya Sitti Taslimah

Apa kabar Ima? Sebulan lebih tak bersua kemana aja? Bersyukur karena Allah masih sayang eh salah, Allah itu dari dulu sudah sayang padaku hanya aku saja yang merasa Allah tidak sayang padaku dan bahkan aku sering bersikap bagai Tuhan yang bisa mengucapkan Kun Fayakun kapanpun aku mau. Gila dan keterlaluan kan?