Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lagu Kesukaanku

Tersimpan di Hati

Akhir-akhir ini tulisan saya di sini kebanyakan lagu-lagu ya? Padahal itu sudah saya pilih lagu-lagu terbaik dan layak dinyanyikan semua kalangan. Sementara lagu-lagu galau, dll, tidak saya tampilkan, heheheh. Mengapa begitu? Ada deh. Rahasia perusahaan, hihihi. Baiklah, kita lanjutkan tulisan kali ini sesuai judulnya yaitu Tersimpan di Hati. Lagu Tersimpan di Hati ini adalah ciptaan musisi muda kece Eka Gustiwana. Saya mau cerita sedikit nih tentang si Eka Gustiwana yang sudah saya lihat sejak tahun 2015 di videonya Sam Tsui tapi baru tahu beberapa bulan yang lalu kalau itu adalah Eka Gustiwana. Soalnya, saya hanya memperhatikan penyanyinya bukan pemain keyboardnya (eh itu keyboard kan namanya?). Lanjut! Saya akhirnya memutuskan untuk menampilkan lagu Tersimpan di Hati ini karena menurut saya lagu ini keren sekali. Apalagi yang versi 12 bahasa daerah. Keren banget pokoknya. Lagu ini juga banyak yang cover dan kebanyakan video klipnya saja yang berbeda. Sukses ter...

Titip Rindu Buat Ayah

Kemarin saya bertemu dengan video keren ini. Lagu dari penyanyi dan penulis lagu Ebiet G. Ade yang berjudul Titip Rindu Buat Ayah ini ternyata lagi populer di YouTube. Tadi saya akhirnya mencari video serupa dan ternyata ada beberapa. Tapi saya paling suka sama video cover dari Kintani ini. Sampai merinding dan meneteskan air mata saya mendengarnya. Sayang, videonya pendek. Masih ingin mendengar lagu tersebut diulang sekali lagi, eh...., sudah habis aja. Jadi harus diputar berulang kali, itupun serasa masih kurang. Video yang kedua dari Sandy Canester. Ia telah menerbitkan video lagu ini sejak April. Nah, kalau yang ini bisa mendengarkan lagunya sampai puas, heheheh. Video yang ketiga ini baru dibuat dua hari yang lalu. Menurut saya, penyanyinya punya karakter vokal yang khas. Itu saja. Oh iya. Karena video lagu dari Kintani di atas, saya jadi penasaran seperti apa sih video clipnya yang asli? Asli maksud saya adalah video dari Ebiet G. Ade. Daaaan... Ternyata saya ...

Meraih Bintang

Tadi nonton YouTube dan melihat lagu Meraih Bintang yang dinyanyikan oleh Via Vallen telah dicover beberapa negara. Orang Indonesia juga ada, banyak pula. Video pertama berasal dari Negara Thailand. Lirik lagunya dibuat dalam bahasa Inggris dan bahasa Thai. Ada juga video yang berbahasa Thai semua. Kalau penasaran, cari sendiri di YouTube ya! Video kedua berasal dari Negara China. Lirik lagunya juga dibuat dalam dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Mandarin. Menurut saya video ini sangat menghibur dan lucu. Anjingnya digendong sambil berjoget. Heheheh. Video ketiga berasal dari negara India. Nah yang ini musiknya diganti dan liriknya berbahasa India semua. Tapi menurut saya jadi kurang asyik. Soalnya suara Once pada lirik "Yo Yo Ayo" jadi hilang. Sementara menurut saya salah satu daya tarik lagu ini ya di lirik Yo Yo Ayo itu. Meskipun tak hafal lirik yang lain, semua orang pasti bisa bernyanyi Yo Yo Ayo. Iya kan? Oh iya, dengar lirik lagunya jadi ingat...

Serpihan Hati

Saya suka mendengarkan musik, suka menyanyi dan suka bermain musik (bisanya keyboard dan pianika saja). Sejak kembali mendengarkan Radio via streaming bulan lalu, saya jadi kembali mengikuti perkembangan musik terbaru dan terpopuler di Indonesia. Jadi ingat zaman masih kuliah belasan tahun lalu. Dulu saya bisa dibilang tiada hari tanpa mendengarkan radio. Waktu itu seringnya dengar musik dari beberapa radio. Radio A, B, C, D, dan E. Paling sering sih dengar radio A dan B karena saya sukanya lagu-lagu Indonesia (padahal tidak bisa bahasa Inggris, heheheh). Tapi sekarang karena saya jauh dari Makassar, saya dengar radio via streaming dan radio yang A belum ada aplikasi streamingnya di play store. Jadi hanya bisa streaming radio B aja. Salah satu kelebihan mendengarkan radio adalah penilaian kita terhadap sebuah lagu benar-benar mengandalkan telinga atau pendengaran. Apalagi bila kita belum tahu siapa yang menyanyikan sebuah lagu yang kita dengar itu. Kalau lagunya enak pas...

Official Song Asian Games 2018

Bulan di kamarku 😁 Hasrat hati hanya sekedar bertanya.... Lha! Ini kok malah nyanyi ya? Maksud saya, hasrat hati ingin melihat gerhana bulan. Tapi, saat keluar mencari sang bulan, langit gelap gulita. Bulan... Kamu berada di mana? Biasanya di jembatan terlihat dengan jelas. Kok di hari istimewa kali ini malah tidak kelihatan sih? Apa langit memang sedang tertutup awan ya sehingga engkau menjadi tak terlihat? Padahal, aku sangat ingin sekali menyaksikan keindahanmu, Bulan. Beralih ke YouTube yang banyak menampilkan siaran langsung, tapi kok rasanya nggak asyik ya? Aduuuh! Ya sudah, untuk menghilangkan rasa kecewa karena tak kesampaian melihat gerhana bulan, saya cari video lagunya Once aja yang menjadi salah satu dari sekian banyak official song Asian Games 2018. Semalam, untuk yang pertama kali saya mendengarnya di radio kesayangan saya dan saya langsung suka sama lagu itu. Apalagi lagu tersebut diciptakan dan dinyanyikan oleh orang-orang yang hebat. Eh...

Awalnya Dengar Lagu Ini dari Radio

Lagu ini awalnya saya dengar di radio. Radio itu tuh yang sudah pernah saya tuliskan sebelumnya. Nah, pertama kali mendengarnya saya langsung suka sama lagu ini dan tahu siapa penyanyinya karena penyanyinya memang punya suara khas masing-masing. Karena penasaran sama video clipnya, seperti biasa saya cari deh di YouTube. Eh, video clipnya malah bikin saya nangis. Aduh! Untuk lagu dari Judika yang berjudul "Jadi Aku Sebentar Saja", lirik lagunya menurut saya memang sedih, aransemen musiknya juga sampai bikin merinding. Eh, ternyata video clipnya lebih sedih lagi, saudara saudari. Sedangkan lagu dari Virzha yang berjudul "Tentang Rindu" ini, awalnya saya tidak tahu judulnya apa? Semalam dengar lagunya untuk yang pertama kali dan pagi tadi mendengarnya lagi. Tapi, cari lagu di YouTube kan gampang. Tinggal ketik nama penyanyi atau judul lagunya aja, sudah bisa langsung ketemu videonya. Kesan pertama dengar lagunya, bagus. Walau belum tahu liriknya seca...

Aku Cinta Indonesia

Sumber:  Wikipedia Saya baru tahu kalau hari ini itu bertepatan dengan hari lahirnya orang no. 1 di Indonesia, yaitu Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Yang juga bertepatan dengan World Music Day. Kemana aja sih, Bu? Tidak pernah baca berita atau nonton TV ya? Heheheh. Selamat hari lahir Pak Jokowi. Terimakasih telah bersedia mengemban tugas berat demi Negara Indonesia. Saya adalah salah satu dari sekian banyak orang yang telah memilih Bapak untuk memimpin Bangsa Indonesia. Jadi pemimpin itu tidaklah mudah. Apalagi menjadi seorang Presiden. Semoga Bapak sekeluarga senantiasa diberi umur yang panjang dalam kesehatan, kebahagiaan, keselamatan, dan kesejahteraan agar bisa melakukan tugas Bapak dengan sebaik-baiknya. Aamiin ya Rabb. Happy World Music Day. Semoga penyanyi, pencipta lagu, dan grup musik/Band di Indonesia selalu bisa membuat karya-karya yang berkualitas dan berguna bagi banyak orang. Aamiin ya Rabb.

Baarakallah

Masih berbagi lagu kesukaan saya yang dibawakan oleh Maher Zain dengan judul Baarakallah.

Jalan Lurus

Jalan lurus sepuluh yang mesti ditempuh Yang pertama bahwa Allah Maha Esa Yang kedua Muhammad rasul kita Yang ketiga cinta Ibu cinta Ayah kita Yang keempat cinta guru-guru kita Yang kelima cinta tanah air kita

Jangan Menyerah

Lagu yang berjudul Jangan Menyerah dari d'Masiv ini adalah salah satu lagu kesukaan saya. Saya lupa kapan tepatnya mendengar lagu ini untuk yang pertama kalinya. Kalau tidak salah sekitar tahun 2011 lalu.

Maher Zain - Insya Allah

Semenjak bulan ramadhan tahun ini, saya punya kebiasaan baru, yaitu buka YouTube dan mencari lagu-lagu terbaik menurut saya. Salah satunya dari penyanyi yang bernama Maher Zain ini. Lagu pertama dari beliau yang saya dengar adalah lagu yang berjudul Insya Allah.

Cinta Syurga

Semalam dapat pemberitahuan dari YouTube tentang lagu ini (pemberitahuannya telat, soalnya lagu ini telah dipublikasikan sejak tanggal 25 Mei lalu). Berhuhung kuota utama (Internet 4G dan Internet biasa) tinggal sedikit sementara kuato Internet Midnight masih 10,1GB, jadi videonya baru saya nonton beberapa saat yang lalu.

Aku dan Bahasa Inggris

Memalukan memang kalau di jaman sekarang ini ada orang yang tidak bisa berbahasa Inggris seperti diriku, sarjana pula.

Yeh To Sach Hai Ki Bhagwan Hai

Aku rindu Ibu dan Ayah. Semoga Ibu dan Ayah mendapatkan tempat terindah di sisi-Nya.