Langsung ke konten utama

Postingan

8 Tahun Kepergian Ibu

Jumat, 16 Maret 2012 kemarin adalah 8 tahun kepergian Ibu. Tak terasa waktu sangat cepat berlalu. Sepertinya baru kemarin Ibu membangunkan aku dengan cubitan di paha karena sudah beberapa kali dibangunkan tapi tidak bangun-bangun juga (aku kangen cubitan sayang Ibu). Sepertinya baru kemarin Ibu menasehati aku untuk ke dapur dengan tidak mengurai rambut karena rambut panjangku bisa masuk ke dalam makanan (sekarang rambutku pendek, bu). Sepertinya baru kemarin Ibu marah-marah karena bubur yang kubuatkan buat Ibu terlalu asin (waktu itu lagi memikirkan sesuatu sehingga tidak konsentrasi saat membuat bubur, maafkan aku, bu). Dan sepertinya baru kemarin Ibu memasak dan menyiapkan barang-barang yang akan kubawa kembali ke Makassar saat aku masih kuliah (aku kangen masakan Ibu).

Fotoku Saat Mengikuti Berbagai Lomba 17an

Ini fotoku saat mengikuti Lomba Menyanyi Solo Tingkat TK antar Desa.

Foto-fotoku dari Tahun 1985-1990

Ini adalah foto pertamaku sejak aku dilahirkan. Foto ini diambil setelah telingaku baru dipasangi anting. Hehehe.... lucu kan? Mataku bolla' , hidung penynyak' , dan  lindo mabuttu , tapi tetap menggemaskan. Hehehe... puji ale alias memuji diri sendiri.

Sorowako

Sorowako adalah nama kota tempat tinggalku sekarang. Aku sudah dua tahun lebih di sini. Bekerja sekaligus belajar. Sorowako adalah daerah pertambangan nikel milik PT. Vale Indonesia yang dulu bernama PT. INCO. Tbk.  Karena Sorowako adalah daerah tambang, jadi pasti banyak mobil-mobil raksasa atau biasa disebut alat berat yang ada di Sorowako. Salah satunya adalah mobil ini yang sudah dimuseumkan di Taman Tambang Wallacea Sawerigading. Mobilnya besar sekali, kan? Penasaran? Silakan datang langsung ke Sorowako untuk melihat mobil-mobil besar yang ada di Taman Tambang Wallacea Sawerigading! Pasti seru...!!!

Tante... (Aku ingin memanggilmu Mama)

Kurang lebih 6 tahun sudah Tante bersama kami, menemani Ayah, menjaganya dan mengurus kami semua tanpa lelah. Tante adalah istri kedua ayah. Dan seharusnya kami memanggil Tante dengan sebutan Ibu, Mama, atau Bunda. Tapi sudah 6 tahun berlalu dan tidak ada seorang pun dari kami yang memanggil Tante dengan sebutan itu. Mungkin Tante sangat merindukan panggilan itu dari kami, walaupun kami bukan anak kandung Tante. Tapi kata-kata itu sepertinya tidak akan pernah terucap dan mungkin Tante sudah putus asa untuk mendengarnya. Maafkan aku, maafkan kami!