Langsung ke konten utama

Sebuah Permohonan Maaf


Sebelum minta maaf, saya ingin berterimakasih kepada semua pihak yang telah membuat saya seperti sekarang ini dan bahkan mungkin mengambil keuntungan dari semua ini.

Saya mohon maaf kepada semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu karena begitu banyak yang mungkin merasa tersakiti dengan tulisan dan foto-foto di blog ini.

Mohon maaf beribu maaf.



Kamis, 3 Mei 2018

Ini adalah permohonan maaf yang kutulis kedua kalinya. Yang pertama sudah aku hapus walau sempat ada teman yang membaca dan berkomentar pada tulisan itu.

Komentar

  1. Mbak ima apa kabar? Kangen, padahal ga pernah ketemu 😊

    Saya jg minta maaf klo pernah menyakiti ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, mbak Anggun. Kangen juga.
      Alhamdulillah sudah lebih stabil dan lebih sehat dari bulan sebelumnya. Semoga mbak Anggun juga sehat selalu.

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan membaca tulisan di Sitti Taslimah.

Posting Populer

Serasa Bagai Mimpi

Semalam, alhamdulillah aku akhirnya bisa ketemu sang dokter ahli dan mendapat kabar yang begitu bahagia. Dari semalam aku sudah sangat bersemangat ingin menulisnya di sini tapi aku tahan keinginan itu. Takut aku hanya bermimpi dan semuanya adalah khayalan belaka.

Angka Cantik (2)

Pas ganti wallpaper dapat angka cantik 1234 Selamat malam semuanya... Aku datangnya malam lagi nih karena seharian ini keasyikan ngeblog di Dapur Ima dan blog walking.

Jatuh Bangunnya Sitti Taslimah

Apa kabar Ima? Sebulan lebih tak bersua kemana aja? Bersyukur karena Allah masih sayang eh salah, Allah itu dari dulu sudah sayang padaku hanya aku saja yang merasa Allah tidak sayang padaku dan bahkan aku sering bersikap bagai Tuhan yang bisa mengucapkan Kun Fayakun kapanpun aku mau. Gila dan keterlaluan kan?