Langsung ke konten utama

Resolusi 2018


Barusan habis baca Pecah Telor di blognya Andi Nugraha yang sangat inspiratif dan aku jadi ingin segera menuliskan resolusiku di tahun 2018 ini. Makasih banyak ya, Ndi. Selalu suka dengan tulisan-tulisan Andi yang sangat menginspirasi. Aku jadi termotivasi untuk lebih sering menulis di sini.

Setiap tahun aku selalu punya resolusi, tapi resolusiku tidak spesifik sehingga tidak bisa diukur tingkat pencapaiannya. Yang sudah sering mampir ke sini pasti sudah tahu resolusiku apa. Ya, benar sekali. Aku ingin menjadi wanita luar biasa yang sukses dunia akhirat. Resolusi yang amat sangat luas cakupannya dan susah diukur keberhasilannya.

Setelah membaca tulisan Andi yang menceritakan keberhasilannya mencapai semua resolusinya di tahun lalu, aku jadi cemburu. Lho kok? Iya, aku cemburu. Cemburu melihat keberhasilan Andi. Kalo si Andi bisa, mengapa aku tidak bisa? Aku serasa ditampar membaca tulisan tersebut dan karena tamparan itu, perlahan aku tersadar dan terbangun.

"Ima, belum terlambat untuk memulai. Mulailah!"

Ada banyak hal yang ingin aku capai di tahun ini, tapi aku harus mendahulukan yang wajib dan penting. Semoga saja resolusi yang aku tuliskan ini tidak meleset dari hal itu.


RESOLUSI SITTI TASLIMAH DI TAHUN 2018

1. Sembuh

Aku ingin sembuh dari sakitku ini. Oleh karena itu, aku harus selalu semangat, merasa bahagia, menjaga pola makan, minum obat teratur dan berdoa kepada Allah agar diberi kekuatan, keikhlasan dan kesabaran menjalankan itu semua.

2. Shalat

Jujur, diusia yang sudah tak muda lagi, 33 tahun, shalatku masih sering bolong-bolong. Kalau lagi rajin, rajiiiin banget. Tapi kalo lagi malas, duh minta ampun deh malasnya. Sudah bertahun-tahun aku mencoba untuk tidak malas, tapi tetap saja masih malas.

Mulai hari ini aku harus bisa menjaga shalatku. Bagaimana mau sembuh kalau shalat aja masih bolong-bolong? Ingat! Shalat itu adalah kewajiban, bila tidak dilakukan akan mendapat dosa.

3. Ngaji

Ini salah satu resolusi yang aku buat tiap tahun. Tahun 2016 lalu, syukur alhamdulillah aku bisa menamatkan Al-Qur'an dalam waktu kurang dari satu tahun. Melampaui target. Tapi tahun lalu, aku hanya sampai surah Ash-Shu'araa, meskipun bisa dibilang ngaji tiap hari (satu ayat doang lewat Muslim Pro) dan baca surah Al-Kahf tiap Jumat (yang ini kadang-kadang).

Tahun ini aku harus bisa menamatkan Al-Qur'an lagi, ngaji tiap hari dan baca surah Al-Kahf tiap Jumat.

4. Menulis

Sejak akhir 2016 lalu aku mulai rajin menulis lagi di blog, di sini maupun di Dapur Ima. Aku telah lama bermimpi menjadi seorang penulis dan untuk mewujudkan impian itu aku harus rajin menulis apa saja yang bermanfaat bagi orang lain.

Tahun ini, aku harus bisa menulis di sini sebanyak 10 kali dalam sebulan dan berbagi resep maupun info tentang dapur lainnya di Dapur Ima sebanyak 15 kali dalam sebulan.

5. Ima Kande Kande

InsyaAllah bila sembuh nanti, aku akan kembali jualan. Ima Kande Kande akan menghadirkan kue-kue yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, mulai saat ini aku harus bisa membuat resep kue yang sehat dan berkualitas.


Nah, itulah resolusiku tahun ini dan semoga semuanya bisa tercapai dengan baik. Aamiin

Bila aku sembuh, rajin shalat dan ngaji, rajin berbagi kebaikan lewat tulisan dan bisa mengumpulkan uang lewat jualan makanan yang sehat, InsyaAllah aku akan menjadi Wanita Luar Biasa yang sukses dunia akhirat. Aamiin.

Komentar

  1. mudah2an tercapai ya mbak siti :)

    mudah2an cepet sembuh dan sehat selalu. Allhumma aamiin. Semangaaaat! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Makasih Sha Cantik.
      Tetap semangat juga 💪😃😍

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan membaca tulisan di Sitti Taslimah.

Posting Populer

Tante... (Aku ingin memanggilmu Mama)

Kurang lebih 6 tahun sudah Tante bersama kami, menemani Ayah, menjaganya dan mengurus kami semua tanpa lelah. Tante adalah istri kedua ayah. Dan seharusnya kami memanggil Tante dengan sebutan Ibu, Mama, atau Bunda. Tapi sudah 6 tahun berlalu dan tidak ada seorang pun dari kami yang memanggil Tante dengan sebutan itu. Mungkin Tante sangat merindukan panggilan itu dari kami, walaupun kami bukan anak kandung Tante. Tapi kata-kata itu sepertinya tidak akan pernah terucap dan mungkin Tante sudah putus asa untuk mendengarnya. Maafkan aku, maafkan kami!

Sorowako

Sorowako adalah nama kota tempat tinggalku sekarang. Aku sudah dua tahun lebih di sini. Bekerja sekaligus belajar. Sorowako adalah daerah pertambangan nikel milik PT. Vale Indonesia yang dulu bernama PT. INCO. Tbk.  Karena Sorowako adalah daerah tambang, jadi pasti banyak mobil-mobil raksasa atau biasa disebut alat berat yang ada di Sorowako. Salah satunya adalah mobil ini yang sudah dimuseumkan di Taman Tambang Wallacea Sawerigading. Mobilnya besar sekali, kan? Penasaran? Silakan datang langsung ke Sorowako untuk melihat mobil-mobil besar yang ada di Taman Tambang Wallacea Sawerigading! Pasti seru...!!!

My Friends di Pelita Mandiri Sorowako Tahun 2014

Akhir tahun lalu sampai awal tahun ini ada banyak wajah baru yang menghiasi Pelita Mandiri Sorowako. Dan ada beberapa orang juga yang harus pergi meninggalkan Pelita Mandiri Sorowako. Roda kehidupan selalu berputar, namun apapun itu kita harus jalani dengan penuh suka cita. Buat teman-teman yang sudah tidak di Pelita Mandiri Sorowako lagi, semoga di tempat yang baru kalian semakin sukses dan tidak melupakan kami di sini.