Langsung ke konten utama

Surat Cinta


Bagaimana perasaan teman-teman ketika mendapat surat cinta dari seseorang? Pasti merasa senang kan? Apalagi bila si pengirim surat adalah orang yang kita sayang, kita pasti merasa sangat bahagia.

"Cie...!!! Yang dapat surat cinta lagi berbunga-bunga. Surat cinta dari siapa tuh?"
Ada deh. Mau tahu aja, hehehe.


Subuh kemarin kakakku, Adil, datang dari kampung. Dia membawa banyak oleh-oleh. Ada minyak Mandar, Kaloe, mangga madu, Penja, abon ikan, bumbu pecel dan kue-kue Mandar. Terimakasih banyak, kak. Terimakasih juga buat Mama yang telah membuatkan abon ikan, bumbu pecel dan mengirimkan oleh-oleh tersebut. Oh iya, ada titipan surat cinta juga beserta sebuah gambar yang indah.


Assalamualaikum mama ima
Apa kabar?
Mama ima ini gambaranku.
Saya yang gambar sendiri.
Lancarka mengaji tapi belum membaca.
Tapi bagus tulisanku toh?
Sudahmi dulu mama ima
Sakit tanganku
Cepatki pulang
Wassalam

Kambe'ta
Zahra

Komentar

  1. Balasan
    1. Hai, mba Ida.
      Salam kenal dan makasih atas kunjungannya.

      Hehehe...
      Iya, mba. Surat cinta dari ponakan.

      Hapus
  2. suratnya begitu istimewa,,,, kalau tiap hari membacanya pasti akan bisa mengusir rasa stress. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kang.
      Suratnya bisa jadi obat stress yang mujarab. 😃

      Hapus
    2. jadi tak perlu berobat ke Dokter,,,,heheh

      Hapus
    3. Iya, kang. Bisa jadi. 😃

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan membaca tulisan di Sitti Taslimah.

Posting Populer

Serasa Bagai Mimpi

Semalam, alhamdulillah aku akhirnya bisa ketemu sang dokter ahli dan mendapat kabar yang begitu bahagia. Dari semalam aku sudah sangat bersemangat ingin menulisnya di sini tapi aku tahan keinginan itu. Takut aku hanya bermimpi dan semuanya adalah khayalan belaka.

Angka Cantik (2)

Pas ganti wallpaper dapat angka cantik 1234 Selamat malam semuanya... Aku datangnya malam lagi nih karena seharian ini keasyikan ngeblog di Dapur Ima dan blog walking.

Jatuh Bangunnya Sitti Taslimah

Apa kabar Ima? Sebulan lebih tak bersua kemana aja? Bersyukur karena Allah masih sayang eh salah, Allah itu dari dulu sudah sayang padaku hanya aku saja yang merasa Allah tidak sayang padaku dan bahkan aku sering bersikap bagai Tuhan yang bisa mengucapkan Kun Fayakun kapanpun aku mau. Gila dan keterlaluan kan?